Alat Pelindung Diri (APD) Dalam K3 Beserta Fungsinya

 

 

supplier perlengkapan safetyAlat Pelindung Diri (APD) Dalam K3 Beserta Fungsinya – Alat Pelindung Diri (APD) ialah kelengkapan yang wajib dipakai saat bekerja cocok bahaya dan risiko kerja untuk mengawal keselamatan pekerja tersebut sendiri dan orang di sekelilingnya. Alat pelindung diri ditata dalam

Jadi APD ini adalahstandar yang mengasingkan interaksi langsung dengan sumber bahaya. Perusahaan pun harus menyediakan sekian banyak peralatan keselamatan ini dengan standar yang telah diputuskan secara nasional atau SNI.

Berikut Peralatan APD (Alat Pelindung Diri) Dalam K3 Dan Fungsinya

1. Alat Pelindung Saluran Pernafasan
Alat ini bermanfaat untuk mengayomi organ pernapasan dengan teknik menyalurkan udara bersih atau menyaring penyampaian zat atau benda berbahaya, laksana mikroorganisme (virus, bakteri, dan jamur), debu, kabut, uap, asap, dan gas kimia tertentu, supaya tidak tercium dan masuk ke dalam tubuh.

Alat pelindung pernapasan terdiri dari sejumlah komponen, yakni : Masker
Respirator, Tabung atau cartridge eksklusif untuk mengalirkan oksigen dan Tangki selam dan regulator, guna pekerja yang bekerja di dalam air.

Jika pekerja merasakan gangguan pernapasan di lokasi kerja, idealnya pun tersedia alat tolong pernapasan, laksana masker dan tabung oksigen.

Alat Pelindung Saluran Pernafasan

2. Alat Pelindung Kepala
Alat pelindung kepala bermanfaat untuk mengayomi kepala dari benturan, pukulan, atau cedera kepala dampak kejatuhan benda keras. Alat ini juga dapat melindungi kepala dari radiasi panas, api, cipratan bahan kimia, ataupun suhu yang ekstrem.

Jenis perangkat pelindung kepala terdiri dari helm pengaman (safety helmet), topi atau tudung kepala, dan pelindung rambut.

Alat Pelindung Kepala

3. Alat Pelindung Kepala Dan Pelindung Wajah
Alat pelindung ini bermanfaat untuk mengayomi mata dan muka dari penyampaian bahan kimia berbahaya, gas dan partikel yang melayang di angkasa atau air, cipratan benda kecil, panas, atau uap.

Alat pelindung diri yang memblokir wajah dan mata pun penting dipakai untuk meminimalisir risiko timbulnya gangguan kesehatan atau cedera dampak paparan radiasi, bersitan cahaya, dan benturan atau pukulan benda keras atau tajam.

 

Alat pelindung mata yang lazimnya digunakan ialah kacamata eksklusif atau spectacles dan goggles. Sedangkan perangkat pelindung muka terdiri dari tameng muka (face shield) atau full face masker, yakni masker yang menutupi semua bagian wajah.

Alat Pelindung Mata dan Pelindung Wajah

4. Alat Pelindung Telinga
Terdapat dua jenis penutup telinga yakni alat pelindung telinga kecil dan alata pelindung telinga besar. Alat pelindung telinga kecil atau dapat dikenal dengan ear plug dipakai di unsur lebih dalam telinga sampai-sampai kebisingan dapat dihindari secara penuh.

Sedangkan perangkat penutup telinga besar (ear muff) dipakai dibagian luar dan masih dapat mendengar suara eksternal. Tujuan dari memakai ini ialah lebih berkonsentrasi dan terhindar dari suara bising yang mengganggu.

Alat Pelindung Telinga

5. Sarung Tangan (Gloves)
Beberapa kegiatan yang bersangkutan dengan larutan kimia, proses pemanasan, ataupun komponen benda tajam, umumnya mewajibkan pemakaian sarung tangan secara intensif menilik tingginya risiko cedera.

Sarung Tangan (Gloves)

Beberapa jenis sarung tangan yang paling tidak sedikit digunakan ialah :

a. Leather gloves (sarung tangan kulit)

Berfungsi sama laksana sarung tangan katun. Tetapi, material kulit lazimnya lebih nyaman untuk dipakai dan lebih kuat menyangga benda yang berpotensi melukai tangan;

b. Rubber gloves (sarung tangan karet)

Berfungsi untuk mengayomi kulit dari kontak langsung dengan minyak dan bahan perekat. Pekerjaan di laboratorium pun kerap memakai sarung tangan karet.

Dan sarung tangan yang didesain khusus supaya mampu mengayomi tangan saat harus bekerja di tempat yang mempunyai aliran listrik, baik tegangan rendah maupun tinggi.

6. Sepatu Boots
Tanpa sepatu yang sesuai, kaki bakal rentan terluka oleh benda tajam di tanah ataupun kejatuhan benda riskan dari atas.

Menggunakan sepatu boot bermanfaat untuk mengayomi kaki dari tusukan benda tajam, bahan kimia berbahaya, cairan yang terlampau dingin atau panas, dan lain-lain.

Sepatu Boots

7. Sepatu Pengaman (Safety Shoes)
Serupa dengan boot, sepatu pengaman ini menolong kaki kita terlindung dari bahaya cairan kimia, tusukan benda tajam, benturan benda berat, dan lain-lain.

Sepatu jenis ini lazimnya lebih tahan lama dikomparasikan dengan macam sepatu yang lain, sampai-sampai dapat tetap bermanfaat optimal dalam periode masa-masa yang panjang.

Ada sepatu yang memang didesain agar tahan selip, tahan bahan panas, tahan listrik, dan tahan bahan kimia.

Sepatu Pengaman (Safety Shoes)

8. Sabuk Dan Tali Keselamatan
Beberapa pekerjaan mewajibkan pekerjanya guna bekerja pada posisi yang lumayan berbahaya, laksana di elevasi atau dalam ruangan yang sempit di bawah tanah.

Sabuk dan tali keselamatan ini bermanfaat untuk memberi batas gerakan pekerja supaya tidak terjatuh atau terlepas dari posisi yang aman.

Sabuk Dan Tali Keselamatan

9. Jas Hujan (Raincoat)
Meski terkesan tak terlampau penting, jas hujan bermanfaat untuk mengayomi tubuh dari cipratan air, baik saat harus bekerja di bawah air hujan maupun saat mencuci perlengkapan dengan air dalam jumlah besar.

Beberapa jas hujan didesain khusus supaya tak melulu tahan air namun pun tahan panas danapi, laksana yang pada umumnya digunakan oleh semua anggota pemadam kebakaran.

Jas Hujan (Raincoat)

10. Rompi Safety
Rompi APD yang baik ialah yang berbahan poliester dan dapat memantulkan cahaya sebab telah didesain secara eksklusif dengan ekstra reflektor.

Salah satu faedah utama memakai alat ini ialah supaya pekerja bisa terlihat dengan jelas pada masa-masa malam hari atau saat penerangan tak terlampau memadai.

Rompi Safety

11. Wearpack
Wearpack adalahpakaian eksklusif yang digunakan oleh perkerja yang mempunyai risiko kegiatan tinggi. Misalnya : Pekerja bengkel, tambang, dan pemadam kebakaran ialah orang-orang yang nyaris selalu memakai wearpack demi keselamatan mereka.

Menggunakan APD ini diinginkan tubuh terlindung dari cipratan minyak, bensin, panas, api dll. Model pakaian ini lazimnya menutupi leher sampai mata kaki sampai-sampai dapat menyelamatkan seluruh tubuh.

Bahan yang dipakai pun bervariasi. Ada yang menggunkan bahan drill dan katun untuk kegiatan yang tak bersentuhan dengan api. Tetapi ada pun katun anti api yang mengurangi bisa jadi tubuh mengerjakan kontak jasmani dengan api.

Garis cerah yang terdapat pada wearpack, umumya berwarna hijau kekuningan, bernamascotch light agar terhindar baik dari risiko tertabrak kendaraan maupun kelengahan manusia lainnya.

Wearpack

12. Pelampung
Terakhir ialah pelampung yang mesti disediakan pada perusahaan yang bersangkutan dengan air.

Pelampung ini lazimnya menjadi standar yang wajib dilaksanakan ketika bekerja di atas lain laksana pengeboran minyak atau pada pekerja yang sedang membina jembatan.

Hal ini guna meyakinkan pekerja tidak tenggelam ketika jatuh ke dalam air. Pelampung ini terdiri dari life jacket atau life vest.

 

 

 

 

 

Leave a Comment